Bitung | Cakrawala Timur.com

Distribusi BBM Pertalite di SPBU Girian Permai (Giper) Bitung menuai kontroversi yang sangat berbeda dan aneh.

Hal ini terjadi pada rabu sore 18-maret 2026, Tim media sedang melakukan pengisian dan melihat tiga unit motor jenis Zuzuki Thunder dengan tangki modifikasi 100 ltr sedang melakukan antrian pengisian BBM Subsidi jenis pertalite.

Ketika tim media coba konfirmasi ke pengawas lapangan bernama Aca panggilan biasanya menyatakan bahwa hal semacam ini tidak ada masalah karena sesuai dengan barkot mereka.

“Ini biasa dan tidak masalah karena sesuai dengan aturan dari PERTAMINA, Mereka pakai barkot sesuai regulasi yang diterapkan oleh BP MIGAS” Ucap pengawas Aca kepada awak media.

Tim media coba mengkoreksi lebih dalam soal penyaluran BBM Pertalite kepada pengawas Aca dan membandingkan motor vario 160 yang antri dengan motor tangki modifikasi itu sama karena ada barkot katanya.

“Motor Thunder tangki modifikasi dengan motor biasa sama dua duanya pakai barkot dan tidak ada masalah” tegas pengawas Aca.

Ketika tim menanyakan perihal jumlah yang di isi berbeda dengan motor lain aca tetap berdalih bahwa itu sah sesuai aturan dari Pertamina.

Kejadian seperti ini sangat disayangkan mengigat jumlah motor Tap dalam sehari bisa 3 sampai 4 kali berarti mereka bisa mendapatkan 300-400 liter sehari dan bisa di kalkulasikan sendiri keuntungan mereka dalam per liter 2000 rupiah.

 

(Tim Red)