KERINCI cakrawalatimur.com Pemerintah Kabupaten Kerinci melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) menegaskan langkah serius dalam menuntaskan persoalan sampah dengan menerapkan sistem pengelolaan terpadu dari hulu ke hilir. Komitmen ini melibatkan kecamatan, Organisasi Perangkat Daerah (OPD), hingga peran aktif masyarakat, sebagaimana disampaikan dalam pertemuan di Kantor Pola Bupati Kerinci, Kamis (23/4/2026).

Kepala DLH Kabupaten Kerinci, Neneng Susanti, S.Hut., M.Si., menegaskan bahwa penanganan sampah tidak bisa lagi dilakukan secara parsial. Diperlukan sistem yang terintegrasi, dimulai dari regulasi yang jelas hingga implementasi di lapangan agar hasilnya efektif dan berkelanjutan.

Menurutnya, pengelolaan sampah harus dimulai dari sumber, yakni rumah tangga, melalui edukasi dan pemilahan, hingga ke tahap pengolahan akhir yang ramah lingkungan. DLH juga memprioritaskan pembenahan sistem pengumpulan sampah ke Tempat Penampungan Sementara (TPS), dengan setiap kecamatan diminta menetapkan minimal tiga hingga empat titik TPS.

Langkah ini diharapkan mampu menekan praktik pembuangan sampah liar yang selama ini masih terjadi di sejumlah titik. Selanjutnya, sampah akan diangkut secara terjadwal menuju Tempat Pembuangan Akhir (TPA) agar tidak lagi menumpuk di sepanjang jalan.

Selain itu, DLH turut mendorong partisipasi masyarakat, khususnya ibu rumah tangga, untuk aktif memilah dan memanfaatkan sampah bernilai ekonomis seperti plastik. Upaya ini dinilai penting untuk mengurangi volume sampah sejak dari sumbernya.

Untuk jangka panjang, Pemkab Kerinci menargetkan pembangunan TPA yang representatif dan sesuai standar lingkungan. Koordinasi juga telah dilakukan dengan Kementerian Lingkungan Hidup serta Kementerian PUPR guna mendukung penyediaan sarana dan prasarana.

DLH mengapresiasi komitmen Bupati Kerinci, Monadi, dalam mendukung penanganan sampah secara menyeluruh. Dengan dukungan tersebut, Pemkab Kerinci optimistis program pengelolaan sampah terpadu dapat berjalan maksimal dan memberikan dampak nyata.

Melalui langkah ini, diharapkan persoalan sampah di Kabupaten Kerinci dapat ditekan secara signifikan, sekaligus mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan.